You are here:   Home Our News Event SCREENDOCS! REGULAR 2009

SCREENDOCS! REGULAR 2009

Monday, 19 October 2009 04:05 AcehDev
Print PDF

Film dokumenter adalah sarana pendidikan alternatif yang mampu mengasah kepekaan masyarakat Pemutara Dan Diskusi Filem Dokumenterdan pemerintah terhadap berbagai aspek kehidupan khususnya sosial dan budaya. Selain dapat mengapresiasi film dokumenter itu sendiri, pemerintah dan masyarakat luas juga dapat melakukan refleksi atas topik yang diangkat. Dengan adanya proses semacam ini, masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat memulai upaya-upaya yang bertujuan untuk memperbaiki ataupun meningkatkan mutu kehidupan secara fisik dan non-fisik.

   In-Docs berupaya mengembangkan wawasan masyarakat untuk mengapresiasi film dokumenter, serta menjadikan film dokumenter sebagai alat untuk membahas isu-isu yang sedang dihadapi oleh masyarakat, dengan meluncurkan program eksibisi screenDocs! dan DocuBox. Sedangkan melalui program edukasi KickStart! dan DOClinic, In-Docs meningkatkan kemampuan sumber daya film dokumenter di Indonesia, dengan menggali potensi, melatih dan mengembangkan kemampuan para pembuat film agar dapat menghasilkan film dokumenter yang berkualitas baik.

ScreenDocs! adalah program media literasi melalui pemutaran film dokumenter dan diskusi, yang dilakukan In-Docs sejak tahun 2002. Antusiasme penonton screenDocs! selama ini cukup tinggi dilihat dari jumlah dan intensitas diskusi.
   
screenDocs! Regular
   screenDocs! Regular adalah program pemutaran film dokumenter dan diskusi. Dimana melalui screenDocs! Regular kami berharap masyarakat tidak saja mengapresiasi film dokumenter tetapi juga mendapatkan wacana akan isu sosial yang sedang berkembang.

Tahun ini kami akan mengadakan screenDocs! Regular di:

  1. Medan
  2. Padang
  3. Jambi
  4. Pontianak
  5. Kendari
  6. Palu
  7. Makassar
  8. Aceh
Tujuan screenDocs!
  1. Mengajak masyarakat luas untuk mengapresiasi film dokumenter dan film dokumenter Indonesia khususnya.
  2. Mengajak masyarakat luas untuk melakukan diskusi tentang isu-isu yang dibahas dalam film dokumenter Indonesia.
  3. Memberikan gambaran dan pilihan tentang perkembangan film dokumenter Indonesia kepada para pembuat film ataupun masyarakat yang berminat untuk memulai proses pembuatan film dokumenter maupun menggunakan medium ini untuk bidang mereka.

Sasaran Peserta

  1. Masyarakat Umum: penonton film dimana pemutaran berlangsung
  2. Khusus: Mahasiswa, Akademisi, Lembaga Swadaya Masyarakat, Pembuat Film, Anggota Badan Pemerintah.
   Partner lokal program ScreenDocs! di Aceh yaitu Liga Kebudayaan Komunitas Tikar Pandan. Episentrum Ulee Kareng adalah salah satu konstituen dari Liga Kebudayaan Komunitas Tikar Pandan yang konsisten dalam menyelenggarakan beberapa bentuk kegiatan berupa pameran serta pemutaran karya seni baik visual maupun audio-visual.

   Episentrum Ulee Kareng adalah sebuah tempat kegiatan swasta yang terdiri dari bioskop mini, galeri pamer, ruang pertunjukan terbuka, tempat diskusi, dan perpustakaan publik, diluncurkan pada 26 Mei 2007. Ditujukan untuk mendukung agenda-agenda kesenian dan pemikiran secara umum. Pada prinsipnya Episentrum Uleekareng diharapkan sebagai ruang publik untuk menyampaikan dan mempertemukan aneka ragam gagasan dan kreativitas.      

   Episentrum Uleekareng adalah sebuah ruang publik untuk mendukung kebebasan berekpresi di Aceh. Sebuah ruang yang mustahil diselenggarakan ketika Aceh dikepung perang. Sebab kebebasan berpikir tak pernah bisa hidup berdampingan dalam situasi di mana nilai-nilai ditentukan oleh rezim kekerasan. Juga karena selama perang tidak pernah ada ruang publik yang benar-benar netral di Aceh. Bisa dikata hampir semua ruang publik baik yang tradisional seperti meunasah maupun yang modern seperti sekolah digunakan dalam rangka mengukuhkan politik hegemoni pemerintah untuk memanipulasi akal sehat warganya. Bahkan dalam situasi perang sulit bagi warga untuk mengembangkan imajinasinya.

   Maka dalam situasi damai seperti sekarang, sebuah ruang publik yang independen menjadi penting, sebagai tempat di mana warga bisa mengasah dan menghidupkan kembali imajinasinya, ekpresinya. Sebuah ruang di mana penciptaan dan bersoal jawab atas penciptaan itu dapat dilakukan. Juga tak kalah penting dalam masa rekonstruksi Aceh, di mana BRR memegang peran paling besar, mereka tidak bisa dikatakan telah melakukan kerja-kerja yang dapat membangkitkan imajinasi masyarakat. Justru sebaliknya “politik bantuan” yang dilakukan BRR telah melumpuhkan imajinasi masyarakat Aceh dengan menumpulkan banyak inisiatif cerdas di dalam pikiran warga. Maka setelah keluar dari sengkarut kekerasan, jebakan politik bantuan adalah masalah baru yang harus ditanggung masyarakat Aceh.

   Di Episentrum Ulee Kareng, kami mempunyai kurator (pihak yang menilai) terhadap sejumlah cabang kesenian, seperti fillm (Fozan Santa), seni rupa dan photografi (Merwan Yusuf), sastra (Reza Idria) seni pertunjukan (Agus Nur Amal), musik (Moritza Thaher), selain kami juga mempunyai kurator tamu
untuk pertukaran warisan kebudayan antar negara (Jonathan Zilberg, Ph. D). Fungsi kurasi atau penilaian untuk tahun percobaan adalah bukan untuk menyeleksi kepatutan sebuah karya seperti lumrah diberlakukan oleh pusat (kegiatan) kebudayaan dalam menegaskan kaidah-kaidah atau visi estetik tertentu, melainkan untuk memutuskan tema-tema tertentu yang akan kami usung setiap bulannya.

   Episentrum Ulee Kareng selain mempunyai program yang ditentukan lewat undangan oleh para kurator yang kami sebut sebagai program internal, kami juga terbuka bagi pihak-pihak yang ingin melakukan pemutaran film, pameran seni rupa dan photografi, seni pertunjukan, peluncuran produk (misalnya film dan buku) dan diskusi di luar jalur undangan sebagai program eksternal.
 
Jadwal Kegiatan
   screenDocs! Regular akan dilaksanakan satu bulan sekali dimulai dari bulan Oktober 2009 sampai dengan Januari 2010. Kegiatan ini berlangsung selama beberapa jam per event nya, dimana setiap selesai pemutaran dilanjutkan dengan diskusi isu. Diskusi berlangsung selama 1 jam dan mengundang pakar yang ahli dibidangnya.
 

Bulan

Tanggal/Hari

1

25 Oktober 2009 / Minggu

2

20 November 2009 /Jumat

3

19 Desember 2009 / Sabtu

 
Untuk Jadwal Selengkapnya Silahkan Download Di http://www.tikarpandan.org/jadwal/In-Docs.zip
Last Updated on Monday, 19 October 2009 05:36